Sunday, November 25, 2012

Soler Alot, Persebaya Mulai Lirik Striker Lain


Persebaya tampaknya tidak mau terpaku pada Fernando Soler seorang. Bila striker Argentina tersebut tidak mau juga meneken kontrak baru yang disodorkan, tim berjuluk Bajul Ijo itu pun bakal mencari penyerang asing lainnya. Seperti diketahui, pemain yang mencetak sembilan gol pada Indonesian Premier League (IPL) 2011/2012 itu minta kenaikan gaji di luar limit yang ditetapkan manajemen Persebaya.
"Kita sudah punya limit berapa gaji untuk Soler musim depan. Kita juga sudah naikkan gajinya 25 persen dari musim lalu, tapi dia tetap menolak," kata CEO Persebaya Gede Widiade di Jakarta, Sabtu (24/11). Pihaknya mau tidak mau harus memikirkan opsi lain bila Soler tetap menolak berkostum Persebaya, yakni mencari striker asing lain dengan kualitas sepadan.
Menurut Gede, mengingat kick off IPL digelar 9 Februari 2013, Persebaya tidak perlu khawatir kehabisan stok striker berkelas. "Masih ada waktu tiga bulan, nggak masalah. Banyak kok yang sudah nawari, tapi kami tidak mau terburu-buru. Sekarang keputusan ada pada Soler sendiri," beber pengusaha properti ini.
Tak hanya Soler, Andik Vermansyah juga belum deal dengan tawaran kontrak barunya. Gelandang Timnas Indonesia itu minta kenaikan nilai kontrak di luar kemampuan finansial klub. Kata Gede, sebenarnya bisa saja Persebaya memenuhi permintaan Andik. Namun itu bakal berimbas buruk pada pemain Persebaya lainnya. "Itu yang saya tidak mau. Saya ingin dua-duanya tidak ada yang jadi korban, baik Andik maupun pemain lainnya," tegasnya.
Pria berkacamata ini tahu persis berapa 'harga pasar' Andik Vermansah. Di sisi lain, Persebaya pun punya batas maksimal tawaran kontrak untuk pemain kelahiran Jember tersebut. "Saya minta Andik bisa memahami masalah ini, lebih-lebih kontraknya sudah kita naikkan dibanding musim lalu," ujarnya.
Sempat dikabarkan minta kenaikan kontrak hingga 100 persen, Andik belakangan membantah kabar tersebut. Kata dia, kenaikan yang dia minta masih dalam batas kewajaran. Dalam bursa transfer pemain, harga Andik memang meroket. Bahkan beberapa klub sudah berani mengiming-iminginya kontrak senilai Rp 1 miliar. (*)

Sumber : http://premierleague.co.id/detil-berita/preview/soler_alot__persebaya_mulai_lirik_striker_lain


Saturday, November 3, 2012

Persiba Bantul Melaju ke Final Magelang Cup



Tuan rumah Magelang Selection tersingkir lebih awal setelah dikalahkan tim tamu, Persiba Bantul, dalam laga perdana Magelang Cup, Jumat (2/11) di Stadion Madya, Sanden, Kota Magelang.  Anak-anak Magelang menyerah dari Laskar Sultan Agung, julukan Persiba, dengan skor 2-1. Persiba akan melaju ke final dengan menantang pemenang antara Surabaya Selection dan Sleman Selection yang akan berlangsung Sabtu (3/11) besok.

Di babak pertama, tuan rumah yang diperkuat beberapa pemain PPSMKN Magelang musim lalu seperti Rene Martinez, Kevin Yann, Agung Supriyanto, Bakar Sidiq tertinggal 1-0 di menit 17 lewat sundulan  I Made Wirahadi. I Made dengan sempurna menyelesaikan crossing Danan dari sisi kiri lapangan.
Ingin menambah daya dobrak, menit 41 Agus Triyono, pelatih Magelang Selection mengganti Bakar Sidiq dengan Tinton Suharto.  Di babak pertama pertahanan tim tamu yang digalang Nova Arianto dan Bruno Kasmir cukup solid. Nyaris tidak ada serangan yang membahayakan gawang Persiba yang dijaga Bared. Tercatat hanya tendangan spekulasi dari luar kotak penalti dari Kevin Yann, itu pun melambung. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua, kedua kesebelasan banyak melakukan pergantian pemain. Tercatat ada empat pemain di kubu tuan rumah dan lima pemain di kubu tim tamu. Di babak ini tim tamu tetap menguasai jalannya pertandingan.
Menit 48 Busari nyaris memperbesar keunggulan. Namun tendangan kerasnya dari sisi kiri berhasil di blok Didik Wisnu, kiper tuan rumah. Marcio Souza berhasil memperbesar keunggulan Persiba menjadi 2-0 di menit 55. Striker yang baru direkrut Persiba ini sempurna mengeksekusi tendangan bebas dari luar kotak pinalti.
Tendangan kerasnya bersarang di sisi kanan gawang tuan rumah. Menit 72 tuan rumah membuka asa setelah Tinton Suharto mencetak gol dari titik putih. Wasit Satrio Bambang memberikan hadiah penalti setelah Benson yang baru masuk di babak kedua melanggar Tinton di kotak terlarang. Gol tersebut kembali membangkitkan semangat tuan rumah. Namun kokohnya pertahan tim tamu membuat serangan yang digalang Rene dkk tidak membawa hasil. Hingga peluit dibunyikan, skor tetap 2-1 untuk keunggulan Persiba.

Pelatih tuan rumah, Agus Triyono mengatakan tim tamu memang bermain lebih baik. Namun dirinya mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang bermain bagus. "Anak-anak bermain bagus, namun karena persiapan mepet dan lawan juga bagus, hasilnya ya bisa dilihat," katanya.

Sedangkan caretaker Pelatih Persiba, Benny Van Bruekelen mengaku puas dengan permainan anak asuhnya. Walaupun turnament ini akan dijadikan ajang seleksi pemain, namun dirinya tetap mengintruksikan untuk bermain bagus dan meraih hasil terbaik.(Sholahuddin)

Hasil Cuplikan Juventus Vs Inter Milan 04/11/2012


asil Pertandingan Inter Milan vs Juventus Tadi Malam 3 November 2012. Setelah Memprediksi hasil pertandingan juventus vs Inter milan, Kali ini ijinkan cendol share Video Hasil Pertandingan Juve vs Inter Milan Tadi Malam. Bagi yang belum tahu pertandingan antara Juventus vs Inter Milan dimenangkan oleh Inter Milan dengan skor 1-3.

asil Pertandingan Inter Milan vs Juventus Tadi Malam 3 November 2012. Setelah Memprediksi hasil pertandingan juventus vs Inter milan, Kali ini ijinkan cendol share Video Hasil Pertandingan Juve vs Inter Milan Tadi Malam. Bagi yang belum tahu pertandingan antara Juventus vs Inter Milan dimenangkan oleh Inter Milan dengan skor 1-3.



jangan lupa tinggalkan komentar ya...

Friday, November 2, 2012

Baca Komik Online Naruto Shippuuden Chapter 607 sub Indo

Karena Saya malas...jadi link aja ya...ho..ho..



Jangan Lupa tingglakan komentar... 


Baca Komik Naruto Shippuuden Chapter 606 Sub Indo

Karena Saya Agak malas...jadi saya link saja ya...ho..ho..



Baca Komik Naruto Shippuuden Chapter 606 Sub Indo

Juventus 115 Tahun Menuju Rekor 50



"Si Nyonya Tua" baru saja genap berusia 115 tahun. Di momen ultahnya itu Juventus mengincar sebuah rekor angka 50 dalam agenda pertandingannya melawan musuh besarnya, Inter.

Didirikan pada 1 November 1897, Juve menjadi klub sepakbola profesional pertama di Italia sejak dikendalikan oleh keluarga Agnelli mulai 1923, yang menjadikan sporting partnership mereka menjadi yang terlama di Negeri Pizza.

Dalam perjalanannya, klub berkostum zebra alias hitam-putih itu ditahbiskan sebagai klub Italia terbesar dan merupakan salah satu klub sepakbola dengan sebaran fans terbanyak di dunia.

Koleksi 28 gelar juara Liga Italia -- di luar dua yang telah dicopot karena skandal Calciopoli --, adalah bukti paling nyata kenapa Juve sebesar itu dan sangat disegani pula di Eropa.

Kasus Calciopoli memang telah meremukkan mereka, menendang mereka ke Seri B -- sekaligus menimbulkan secara umum stigma "mafia" di dunia sepakbola Italia.

Mereka cukup lama sulit bangkit. Di musim 2009/2010 dan semusim berikutnya, Bianconeri bahkan hanya finis di peringkat ketujuh di Seri A.

Proses bangkit itu akhirnya tercapai ketika di musim lalu, ditangani Antonio Conte, Juve berhasil tampil sebagai juara, yang pertama kalinya sejak musim 1997/1998 -- setelah titel 2005 dan 2006 dianulir.

Pencapaian itu bahkan dibarengi sebagai rekor yang langka: juara tanpa menelan kekalahan. Dan rupanya rekor itu berlanjut. Sampai saat ini, sampai pekan ke-10 musim ini, belum ada lagi yang bisa mengalahkan Gianluigi Buffon dkk. dalam 49 pertandingan terakhirnya.

Apabila rekor itu bisa dilanjutkan pada pertandingan mereka besok (3/11) malam, maka Juve terus mendekati rekor yang dipegang AC Milan, yang ketika dipegang Fabio Capello pernah tak terkalahkan dalam 58 laga berturut-turut di liga.

Rekor 50 partai tak terkalahkan itu bisa dibuat Juve di kandangnya sendiri, melawan Internazionale, yang notabene adalah rival terbesarnya, sampai-sampai duel mereka disebut sebagai derby-nya Italia alias Derby d-Italia -- istilah yang pertama kali tercetuskan di tahun 1967.

Mampukah Inter, yang bersama AC Milan menjadi pengoleksi titel scudetto terbanyak kedua dengan 18 buah, menghentikan rekor dan sedikit merusak pesta perayaan 115 tahun La Vecchia Signora? Ataukah mereka memberi jalan pada rival besarnya itu untuk memperpanjang rekor tersebut?

Kita tunggu saja.

Sumber : http://sport.detik.com/sepakbola/read/2012/11/02/151425/2079936/71/juventus-115-tahun-menuju-rekor-50

Jangan Lupa Tingglakan Komentar ya..

Rasyid Bakri: Asal Berusaha, Juara AFF Pasti Bisa


Tak ada yang mustahil di dunia, begitu keyakinan Rasyid Assyahid Bakri. Gelandang enerjik ini optimistis dengan peluang Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2012 yang dihelat 24 November hingga 22 Desember mendatang. Indonesia yang tergabung di Grup B bakal melakoni laga perdana melawan Laos di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, 25 November. 
Rasyid memahami segenap masyarakat Indonesia mempunyai ekspektasi tinggi terhadap tim asuhan Nil Maizar. Konkretnya, mereka ingin Indonesia juara. Bisakah? "Insya Allah. Kalau semua mau berusaha pasti bisa," tegas Rasyid, Kamis (1/11). Pemain jebolan Makassar Football School (MFS) ini tidak mau pilih-pilih lawan. Kata dia, Malaysia, Singapura, dan Laos yang sama-sama menghuni Grup B, semuanya berat dan harus dihadapi dengan serius.
Rasyid bersyukur timnas mendapat suntikan darah baru sekelas Bambang Pamungkas (Bepe). Ya, striker senior itu sejak tiga hari lalu telah mengikuti latihan timnas di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Hadirnya Bepe membuat Nil Maizar punya lebih banyak pilihan di lini depan, di luar Irfan Bachdim, Samsul Arif, serta M Rahmat.
Selain itu, aku Rasyid, "Adanya Bepe membuat teman-teman makin bersemangat dalam latihan. Semakin termotivasi untuk mengeluarkan kemampuan terbaik. Bepe tidak sungkan berbagi pengalaman dengan pemain yang lebih muda." Aura positif itulah yang membuat Rasyid makin optimistis dengan kiprah Skuad Garuda di Piala AFF nanti.
Dalam latihan game Rabu (31/10) sore, Nil Maizar memasangkan Bepe dengan Irfan Bachdim di lini depan. Sedangkan Rasyid mengisi lini tengah bersama Andik Vermansah dan Oktovianus Maniani. Rasyid mengaku tak masalah dipasangkan dengan siapa saja. "Kita sudah dua bulan latihan sama-sama Mas, jadi sudah saling tahu gaya permainan masing-masing," beber pemain yang meroket namanya usai bersama Timnas U-22 ini. (*)

Sumber : http://premierleague.co.id/detil-berita/berita_klub/rasyid_bakri__asal_berusaha__juara_aff_pasti_bisa

Jangan Lupa Tingglakan komentar Ya..


◄ Posting Baru Posting Lama ►

Pasang Iklan

 

PAGERANK

PageRank