Showing posts with label Kehidupan Pemain. Show all posts
Showing posts with label Kehidupan Pemain. Show all posts

Friday, October 5, 2012

Seleksi Pemain Persebaya Diikuti Empat Unsur

Sabtu (29/9/2012) Persebaya secara resmi mengadakan seleksi pemain. Seleksi akan digelar di Stadion Gelora 10 Nopember dan disupervisi langsung oleh pelatih kenamaan, Danurwindo. Berdasarkan data dari manajemen, seleksi akan diikuti empat unsur.

Unsur pertama adalah pemain Persebaya. Ya, meski terdapat beberapa masih terikat kontrak, namun mereka tetap diwajibkan untuk mengikuti seleksi. "Bila memang dinyatakan lolos, maka kami akan melakukan renegoisasi kontrak," kata Media Relation Persebaya, Ram Surahman.

Unsur kedua adalah pemain jebolan kompetisi internal Pengcab PSSI Surabaya. Jumat (28/9/2012) kemarin sore, tim pelatih yang didampingi Danur, telah mendapatkan enam pemain dari total 43 pemain yang mengikuti seleksi. Keenam pemain itu adalah, Fani (Indonesia Muda), Jefri Kewo (TEO), Khoirul Huda, Abdullah Sajat (Fatahillah), Jefri dan Hendrik (Rheza Mahasiswa).

"Mereka akan kita coba di tahap berikutnya. Kita lihat bagaimana peforma mereka di level lebih tinggi," ucap pelatih Persebaya, Ibnu Grahan. Di kategori ini, Persebaya juga memberi kesempatan pada 'adiknya', Surabaya Muda untuk unjuk gigi.

Sementara unsur ketiga adalah pemain lokal non Persebaya dan non internal. Pemain-pemain ini sebelumnya sudah mendaftar ke tim pelatih. Setelah itu tim pelatih lah yang menentukan apakah pemain yang sudah mendaftar layak ikut seleksi atau tidak. Pemain yang terpilih adalah mereka yang sudah pernah bermain di top level.

"Kita bermain di level nasional. Jadi kalau ada pemain yang secara skill dan mutu jauh di bawah kita, secara pengalaman juga kurang, tentu kita akan pikir ulang untuk mengikutsertakan seleksi," lanjut Ibnu.

Unsur terakhir adalah pemain asing. Hingga saat ini, sudah ada empat pemain Danilo Fernando, Marcio Souza, Erick Bayemi, Alain N'kong. Selama dua hari, keempat unsur ini akan diberi kesempatan untuk mempertontonkan skill di depan tim pelatih dan Danurwindo.

"Kenapa hanya dua hari? Sebab pemain seleksi yang kita undang sudah kita ketahui kemampuannya. Tinggal lihat kemampuan mereka secara langsung," imbuh Ram.

Selain seleksi di lapangan, Persebaya juga memberlakukan tes fisik dan medis. Dari tiga fase inilah akan diketahui pemain mana yang benar-benar layak membela Persebaya.

Persebaya dan PSM Siap Arungi Kompetisi Musim 2013


Persebaya dan PSM Makassar, dua tim yang sama-sama punya sejarah panjang di persepakbolaan Indonesia, siap berkiprah di kompetisi resmi PSSI musim depan di bawah pengelolaan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) yang diputar mulai Januari 2013.
Kompetisi mendatang bakal lebih berat karena melibatkan 16 klub, atau bertambah empat klub dari musim sebelumnya. Ke-16 peserta itu terdiri dari 10 klub yang bertahan di kasta tertinggi, 3 klub juara Divisi Utama di grup masing-masing, ditambah 3 klub lagi yang lolos dari babak play off.
Sepuluh klub yang bertahan di kasta tertinggi adalah Semen Padang, Persebaya, Arema, Persiba Bantul, PSM, Persibo, Persiraja, Persema, Persija, serta Persijap. Mereka bakal bersaing dengan tiga klub pendatang baru dari Divisi Utama yakni Pro Duta, Perseman, dan Persepar. Sementara babak play off bakal diikuti Bontang FC, PSIR Rembang, Persbul Buol, dan PSLS Lhokseumawe.
"Musim depan bakal lebih berat, karena itu kami tidak mau main-main dalam menyiapkan tim. Besok Persebaya mulai melakukan seleksi terbuka terhadap pemain baru, kami tidak ingin membeli kucing dalam karung," kata CEO Persebaya Gede Widiade, Jumat (28/9). Agar seleksi berjalan maksimal, manajemen klub berjuluk Bajul Ijo itu mendatangkan pelatih kaliber nasional, Danurwindo.
Danur-panggilan akrab eks pelatih Timnas Indonesia itu-akan bekerjasama dengan pelatih Persebaya Ibnu Grahan untuk memilih pemain-pemain terbaik. Targetnya, ungkap Gede, ada 20 pemain lokal plus lima asing yang terjaring dalam seleksi 29-30 September ini. "Untuk pemain musim lalu ada sekitar 50 sampai 60 persen yang kita pertahankan. Baik lokal maupun asing," sambung Gede.
Pemain lokal yang positif dipertahankan antara lain Erol Iba, Taufiq, Andik Vermansah dan kiper Endra Prasetya. Kendati begitu mereka tetap harus mengikuti jalannya seleksi. "Wajib itu, kita kan juga ingin tahu kondisi terakhir mereka. Persebaya ini mau membentuk tim yang lebih kuat di musim depan, otomatis semua pemain harus hadir," tutur pengusaha awal Wonokromo, Surabaya, yang eksis di Jakarta ini.
Perombakan juga terjadi di jajaran legiun asing. Musim kemarin Persebaya mengontrak Otavio Dutra, Mario Karlovic, Walter Brizuela dan Fernando Gaston Soler. Gede mengatakan Persebaya nanti diperkuat lima pemain asing, meski sesuai aturan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) hanya tiga pemain yang boleh turun ke lapangan. "Dutra siap balik ke Persebaya kalau saya yang pegang," katanya lagi.
Beberapa pemain asing yang meramaikan seleksi antara lain Marcio Souza (Persib), Danilo Fernando (Persija), Eric Bayemi Maemble (Persija), Alain N'kong (Arema), juga Mijo Dadic (Deltras). Fernando Soler dan Mario Karlovic rencananya baru tiba di Surabaya, Sabtu (29/9) besok.
Gede menegaskan, Persebaya harus menjadi tim yang benar-benar kuat karena tahun 2014 nanti dua kompetisi yang ada di Indonesia bakal disatukan. Itu sesuai dengan keputusan hasil rapat Joint Committee (JC) di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (20/9) lalu. Sebelum penyatuan terjadi, JC juga meminta musim depan kedua kompetisi yang ada saat ini berganti nama. "Saya dengar kompetisi era baru nanti ada 20 tim, dari dua liga masing-masing diambil 10 klub. Persaingannya jelas lebih berat," tutup Gede.

PSM Awali Latihan Oktober
Kepastian waktu dan jumlah klub peserta kompetisi resmi PSSI musim 2013  juga melegakan pelatih PSM Makassar Petar Segrt. Kata pelatih asal Kroasia itu, sekarang pihaknya bisa menyusun program kerja yang jelas dan terencana. "Sekarang pemain harus siap kapan saja bila latihan dimulai. Selama liburan saya telah memberi mereka program di rumah. Pada hari-hari pertama latihan akan kita lihat seberapa baik mereka melakukan latihan selama liburan," kata Petar.
Eks pelatih Timnas Georgia itu berharap persiapan timnya bisa dimulai awal Oktober mendatang. Karena itu dia berharap CEO PSM Rully Habibie dan Ketua Umum Sadikin Aksa segera ancang-ancang mengontrak pemain baru dan menyiapkan beberapa keperluan latihan. "Semoga Pak Rully dan Pak Sadikin cepat menemukan solusi positif untuk kontrak pemain dan beberapa hal lain untuk persiapan latihan," tambahnya.
Lalu, di bulan November, pihaknya berniat menguji kemampuan bakat-bakat muda di Makassar yang mungkin bisa direkrut. Untuk keperluan ini, beberapa waktu lalu Petar telah memantau jalannya pertandingan Liga Jusuf Kalla (JK) 2012 di Lapangan Karebosi, Makassar, yang mempertemukan tim-tim U-21.
PSM menempati peringkat lima klasemen akhir IPL 2011/2012 dengan total poin 34. Dari 22 laga yang dijalani, Andi Oddang dan kawan-kawan mengemas sembilan kali kemenangan, tujuh kali seri dan enam kali kalah. Sejumlah pemain menyatakan kesiapannya untuk kembali mengenakan kostum PSM di musim depan, antara lain Hendra Wijaya, Rasyid Bakri, M Rahmat, serta striker asing Ilija Spasojevic. (*)

Sumber : http://premierleague.co.id/detil-berita/berita_klub/persebaya_dan_psm_siap_arungi_kompetisi_musim_2013

Tuesday, October 2, 2012

DC United: Andik Vermansah Cepat dan Menghibur


Andik Vermansah telah mengakhiri masa latihan bersama klub anggota Major League Soccer (MLS), DC United. Gelandang Persebaya itu tiba di Indonesia pada Senin (24/9) sore, setelah hampir dua pekan berada di AS. Pihak DC United menyatakan minat dan akan memantau kapten TimnasU-22 Indonesia ini hingga setahun ke depan.
"Andik pemain bagus, teknik bermain bolanya juga bagus, dia sangat cepat, permainannya enak  dilihat dan menghibur," kata Ben Olsen, pelatih DC United, seperti yang dilansir VOA. Hanya saja waktu dua minggu latihan belum cukup untuk memantapkan hati DC United untuk memilih Andik. Selain durasi latihan yang sangat singkat, Andik belum bisa bergabung dengan United karena bursa transfer di MLS sudah tutup.
Oleh sebab itu Andik pun dikembalikan ke Persebaya. Meski begitu klub yang bermarkas di RFK Stadium, Washington DC, itu akan memantau performa Andik selama satu tahun ke depan. "Andik masih akan sangat berkembang. Kami menikmati waktu bersamanya," sambung pelatih pemilik 37 caps bersama Timnas Amerika Serikat itu.
General Manager DC United, Dave Kasper memuji Andik sebagai pemain yang memiliki keunggulan dalam kecepatan. Hanya saja, pemain yang pernah bertukar kaos dengan David Beckham itu masih harus menyesuaikan diri dengan skema permainan DC United yang mengandalkan permainan bola pendek cepat.
Andik sendiri selalu menjawab dengan nada canda saat ditanya hasil latihannya bersama DC United. "Hasil apa? Kan aku cuma ikut latihan saja, Mas," ucapnya lantas terkekeh. Ketika ditanya kemungkinan dirinya balik lagi ke AS, pemain kelahiran Jember itu cuma menukas, "Insya Allah." (*)

Jangan Lupa Tingglakan komentar

Sumber : http://premierleague.co.id/detil-berita/berita_klub/dc_united__andik_vermansah_cepat_dan_menghibur

Tuesday, September 25, 2012

Petar Segrt Kenang Pertemuan dengan Scolari


Pelatih PSM Makassar Petar Segrt dikenal punya pergaulan luas di komunitas sepakbola Eropa maupun dunia. Pemegang UEFA Pro Licence ini bersahabat karib dengan pelatih Timnas Jerman, Joachim Loew. Saat menangani Timnas Georgia, Petar juga sempat berakrab-akrab dengan Luiz Felipe Scolari.
Kala itu, tahun 2008, Scolari menjadi pelatih Portugal yang diperkuat sederet pemain yang di belakang hari punya nama besar seperti Cristiano Ronaldo, Ricardo Carvalho, Simao, Pepe, dan Nuno Gomes. Pada pertandingan persahabatan di Estádio Municipal do Fontelo, Viseu, Portugal, 31 Mei 2008, itu tim asuhan Petar kalah 0-2. Dua gol Portugal dicetak Joao Moutinho dan Simao.
"Kami punya waktu beberapa hari bersama di Portugal. Dia (Scolari) orang yang sangat ramah dan pelatih yang baik juga. Waktu itu kami kalah melawan Ronaldo, Pepe, Nani, Simao dengan skor 2-0," kata Petar, Rabu (19/9). Walau kalah Petar tidak terlalu kecewa karena hari itu banyak menurunkan pemain mudanya. Dalam pertandingan itu Ronaldo tampil di bawah form sehingga digantikan Miguel Veloso di babak kedua. (*)


Tunggu Kompetisi, Persiba Latihan Bersama


Persiba Bantul akan mengakhiri masa vakum mereka dengan menggelar latihan bersama di Stadion Sultan Agung, Bantul. Apa yang dilakukan tim peringkat lima Indonesian Premier League (IPL) 2011/2012 itu sekadar 'melemaskan otot' sembari menunggu kejelasan format kompetisi musim depan.
Media Officer Persiba Iqbal Yustisianto mengatakan, latihan bersama akan dipimpin pelatih Sajuri Sahid. "Latihan bersama diikuti pemain lokal yang masih ingin bertahan di Persiba, pelaksanaannya minggu ini juga," kata Iqbal, Rabu (19/9). Meski kontrak sudah berakhir namun stok pemain lokal tim berjuluk Laskar Sultan Agung itu relatif masih komplet.
Praktis cuma Wahyu Wijiastanto yang positif direkrut Semen Padang FC, sementara pemain lainnya belum memiliki klub baru. Iqbal mengungkapkan, selain Wahyu Wijiastanto seluruh pemain lokal ingin bertahan di Persiba. "Tapi kami belum berani memberikan kepastian karena bentuk kompetisi musim depan belum jelas. Kam masih menunggu hasil rapat joint comittee (JC) PSSI," sambungnya.
Pertemuan JC PSSI sendiri baru digelar Kamis (19/9) besok di Kuala Lumpur, Malaysia. Karena itulah Persiba tidak mau buru-buru melakukan persiapan tim. Musim lalu Persiba diperkuat empat pemain asing yaitu Eduardo Bizarro, Kim Yong Han, Ezequile Gonzales, dan Emmanuel Cristori. "Mereka sudah lama pulang ke negaranya masing-masing karena kontraknya juga sudah habis," tutup Iqbal. (*)

Sumber : http://premierleague.co.id/detil-berita/berita_klub/tunggu_kompetisi__persiba_latihan_bersama.htm

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar ya..


Sunday, September 23, 2012

Rasyid Bakri Tak Akan Tinggalkan PSM


Meski belum ada pembicaraan dengan manajemen mengenai kontrak baru, namun Rasyid Assyahid Bakri tidak akan menanggalkan kostum PSM Makassar. Musim depan gelandang Timnas U-22 dan senior itu tetap membela Pasukan Ramang. Hal itu ditegaskan Rasyid saat dijenguk pelatih PSM Petar Segrt di Hotel Majapahit, Surabaya.
"Pelatih menanyakan bagaimana keadaan saya selama di timnas dan meminta saya bersabar mengenai kontrak baru. Saya sampaikan ke pelatih apabila saya masih dipercaya saya ingin tetap bermain untuk PSM," tandas pemain yang namanya melambung bersama Timnas U-22 di ajang Kualifikasi Piala Asia U-22 di Pekanbaru, Oktober 2012 lalu ini.
Rasyid sangat senang sang pelatih datang mengunjunginya, beberapa hari sebelum pertandingan Indonesia vs Vietnam di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Bagi Rasyid, Petar adalah sosok pelatih sekaligus orangtua. Pria asal Kroasia itu tidak pernah bosan memberi nasihat agar dia terus berusaha, rajin latihan demi meningkatkan kualitas diri.
"Coach Petar tidak hanya seorang pelatih tapi juga orangtua bagi saya. Beliau memberi nasihat demi karir sepakbola saya dimasa depan. Coach meminta saya menghargai setiap waktu dan kesempatan yang saya peroleh di timnas. Karena tidak semua pemain bisa mendapatkan kesempatan seperti ini," tambah pemain jebolan Danone Nations Cup ini.
Usai bermain imbang 0-0 di Surabaya, Indonesia dan Vietnam bakal bertemu lagi di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam, 22 September mendatang. Siang ini pasukan Nil Maizar direncanakan berangkat dari Bandara Juanda, Surabaya, dengan membawa 21 pemain. "Semua tergantung pelatih Nil Maizar. Apapun keputusan beliau, itulah yang terbaik," kata Rasyid menjawab pertanyaan apakah dirinya termasuk pemain yang akan dibawa ke Vietnam. (*)

Sumber : http://premierleague.co.id/detil-berita/berita_klub/Rasyid_Bakri_Tak_Akan_Tinggalkan_PSM

jangan Lupa Tingglakan komentar


Friday, September 21, 2012

Dukungan Nikita Willy untuk Arema


Dalam laga leg pertama babak perempat final AFC Cup 2012 di Stadion Gajayana, Malang, Selasa (18/9) tadi malam, ada seorang penonton spesial. Penonton ini tak lain adalah Nikita Willy, pacar pemain Persija Diego Michiels. Diego memang dipinjamkan kepada Arema untuk laga AFC Cup 2012 ini.
Tak heran bila suasana di tribun VIP stadion cukup ramai ketika kedatangan wanita cantik ini. Pemain sinetron ini mengaku kedatangannya ke Malang untuk mendukung Arema. “Saya ingin mendukung Arema agar bisa menang. Tim ini kan juga membawa nama harum buat Indonesia juga,” jelasnya.
Penampilan Nikita memang cukup menarik perhatian. Dengan baju warna coklat lengan panjang dan celana pendek, ia mengaku sangat senang hadir di Stadion Gajayana. “Saya ke sini bukan hanya mendukung Diego saja kok, tapi semua pemain Arema,” tukasnya.
Sebenarnya, Nikita sudah beberapa kali datang ke stadion untuk melihat penampilan sang pacar. Namun ia mengaku baru kali ini ia melihat laga resmi di stadion yang berada di pusat Kota Malang. “Bener, baru kali ini nonton pertandingan sebenarnya,” ungkapnya.
Hadirnya Nikita Willy di tengah-tengah penonton membuat mereka tak mau meluangkan kesempatan untuk berfoto bersama. Tak sedikit pula yang mengajaknya ngobrol. Nikita sebenarnya tak sendirian di stadion ini. Istri Gunawan Dwi Cahyo, Oki Agustina, juga menonton pasukan asuhan Dejan Antonic ini. Meski kalah, tak tampak mimik sedih di wajah kedua selebriti ini.(*)


Nico Malau Mulai Berlatih dengan Semen Padang


Yoseph Ostanika Malau atau yang biasa dipanggil Nico Malau, salah satu pemain anyar Semen Padang FC, mulai bergabung dengan klub berjuluk Kabau Sirah tersebut. Nico tiba di Padang pada Sabtu (15/9) dan langsung tinggal di mess pemain. "Senang sekali akhirnya bisa bergabung untuk latihan di Bukit Indarung bersama teman-teman pemain Semen Padang lainnya," kata Nico, Selasa (18/9).
Pemain yang pernah memperkuat Medan United, Bintang Medan dan PSMS Medan ini berjanji akan memberikan yang terbaik untuk Semen Padang. Nico menyadari, tim juara Indonesian Premier League (IPL) 2011/2012 itu mempunyai sederet striker hebat macam Edward Wilson Junior, Yosua Pahabol, Titus Bonai, serta M Nur Iskandar.
Artinya, sangat tidak mudah bagi Nico untuk merebut posisi inti di lini depan. Namun pemain kelahiran Binjai, Sumut, 19 Maret 1991, ini mengaku tidak gentar. "Justru itu menjadi sumber motivasi bagi saya untuk berbuat maksimal setiap diberi kesempatan oleh pelatih," katanya mantap.
Nama Nico Malau melambung bersama Timnas U-22 besutan Aji Santoso. Pada pertandingan melawan Malaysia di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (9/9) malam, Nico turun sebagai starter sebelum digantikan Kim Kurniawan di menit 63. (*)

Sumber : http://premierleague.co.id/detil-berita/berita_klub/nico_malau_mulai_berlatih_dengan_semen_padang.htm

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar ya..


Thursday, September 20, 2012

Andik Kangen Tempe Penyet dan Ngopi di Warung



Baru seminggu berada di Washington DC, AS, Andik Vermansah sudah kangen dengan Indonesia. Gelandang Persebaya yang tengah menimba ilmu di DC United itu rindu dengan berbagai aktivitasnya di luar lapangan seperti karaoke, mancing, main biliar, cangkruk di warung kopi, serta makan tempe menyet.
Ya, meski sudah berlabel pemain profesional dan punggawa timnas, cangkruk di warung kopi masih sering dilakukan Andik bila sedang tidak ada kegiatan latihan maupun pertandingan. "Ya kenyataannya seperti itu Mas. Sederhana ya? Ya kalau nuruti dunia memang tidak ada habisnya," kata Andik, Selasa (18/9).
Lalu bagaimana soal makanan? "Aku kangen makan tempe penyet lesehan. Di Amerika nggak ada tempe penyet," katanya lantas terbahak. Selain itu ia juga kangen menyantap makanan ringan yang biasa dijajakan di pinggir jalan Kota Surabaya, seperti ote-ote, tempe menjes, dadar jagung dan es legen.
Selain beberapa aktivitas serta makanan tadi, Andik tentu saja sudah tak sabar bertemu kedua orangtua serta keluarga besarnya. "Pastinya kangen orangtua, keluarga dan teman-teman lainnya," tambah andalan timnas U-22 hingga senior ini.
Andik mendapat kesempatan berlatih bersama salah satu tim Major League Soccer (MSL), DC United. Meski berstatus training, bukan tidak mungkin Andik akan direkrut secara permanen bila dianggap layak. Andik rencananya kembali ke Indonesia pada 22 September mendatang. (*)

Sumber : http://premierleague.co.id/detil-berita/berita_klub/andik_kangen_tempe_penyet_dan_ngopi_di_warung.htm

Jangan Lupa tinggalkan Komentar

Wednesday, September 19, 2012

Lima Pemain Al Ettifaq Berbahaya


Arema patut mewaspadai permainan Al Ettifaq dalam laga leg pertama babak delapan besar (perempat final) AFC Cup 2012. Apalagi, recovery pemain lawan juga lebuh bagus. Arema sendiri hanya sekitar 20 pemain yang memiliki kebugaran yang cukup. Sementara, tim asal Arab Saudi ini memiliki sekitar 30 pemain yang fit dan siap diturunkan.
“Ada beberapa pemain lawan yang cukup berbahaya dan mereka patut diwaspadai,” ungkap Dejan Antonic, pelatih Arema usai uji coba resmi lapangan di Stadion Gajayana, Malang, Senin (17/9) sore. Dari pengamatannya dalam berbagai rekaman yang ia dapat, setidaknya ada lima pemain yang menonjol dan berbahaya.
Kelima pemain tersebut adalah Yahya Al Sheri (8-pemain tengah), Hamad Al Hamad (9-depan), Yousef Al Salem (16-depan), Carlos (4-belakang) yang juga merangkap kapten, serta Ahmad Mubarak (12-tengah). “Selain mereka, banyak juga pemain lawan yang permainan individualnya cukup bagus” Menurut Dejan, hanya sekitar tiga pemain klub yang berjuluk Faris Ad-Dahna (Ksatria dari Ad Dahna) ini muka baru. Sedangkan yang lainnya adalah pemain-pemain lama.
Selain itu, Al Ettifaq juga memiliki tradisi besar dalam sejarah timnya maupun di Arab Saudi. Tim yang merupakan hasil merger tiga klub ini menjadi tim pertama yang memenangkan gelar internasional di Arab Club Champions Cup 1984. Tim ini juga menjadi tim pertama yang memenangkan Saudi Premier League tanpa mengalami kekalahan. Selain itu, tim yang berdiri tahun 1944 ini menjadi tim pertama Arab Saudi yang meraih gelar Persian Gulf Champions Cup. Setidaknya ada 13 gelar yang telah diraih klub asal Kota Dammam ini.(*)

Sumber : http://premierleague.co.id/detil-berita/berita_klub/lima_pemain_al_ettifaq_berbahaya

Friday, September 14, 2012

Arema Waspadai Permainan Al Ettifaq


Usai menjalani uji coba di Singapura melawan Singapore Armed Force (SAF) yang berkesudahan 1-1, Arema terus menggenjot persiapannya menjelang babak perempat final AFC Cup. Dalam pertandinganleg pertama pada Selasa (18/9) mendatang di Stadion Gajayana, Arema akan menjamu Al Ettifaq, klub asal Arab Saudi.
Hanya saja dalam pertandingan itu, tim asuhan Dejan Antonic harus kehilangan dua pilarnya, yakni Ahmad Amiruddin dan Anggo Julian. Kedua pemain ini terkena akumulasi kartu kuning. “Tapi saya tunggu kabar dulu dari AFC soal dua pemain ini,” ungkap Dejan Antonic.  Pasalnya, ada kabar pemutihan kartu kuning setelah klub mampu mencapai babak delapan besar (perempat final).
Sedangkan tiga pemainnya, yakni  Herman Rhomanysah, Gunawan Dwi Cahyo dan Saddam Tenang terkena cedera.  Dejan sendiri berharap ketiga pemain belakang ini bisa segera pulih menjelang hari H. Namun pelatih asal Serbia ini juga masih menyimpan kekuatan lainnya, yakni Diego Michiels, pemain yang dipinjam dari Persjia. “Rencananya dia akan ditempatkan di posisi bek kiri” Pacar Nikita Willy ini memang sudah terbiasa dengan posisi ini.  
Disisi lain, ia melihat calon lawannya dari Arab Saudi ini cukup mumpuni.  “Kita harus waspadai mereka karena Al Ettifaq merupakan tim yang bagus,” tukas Dejan. Sejauh ini ia sudah mendapatkan informasi tentang calon lawannya. Oleh karena itu, dalam pertandingan leg pertama ini Singo Edan berusaha memaksimalkan permainan.(*)

Jangan Lupa Tinggalkan Komentar ya..

Sumber : http://premierleague.co.id/detil-berita/preview/arema_waspadai_permainan_al_ettifaq


Thursday, September 13, 2012

Semen Padang FC Siapkan Stadion Alternatif untuk LCA


Meski baru tahun depan Semen Padang FC melakoni Liga Champions Asia (LCA), namun persiapan untuk menghadapi laga yang mempertemukan jawara-jawara kompetisi antarklub se-Asia itu sudah dilakukan mulai sekarang.
Salah satunya adalah dimulainya pembenahan Stadion H Agus Salim, Padang, yang menjadi tempat pertandingan tim  berjuluk Kabau Sirah ini. Menurut CEO Semen Padang FC Erizal Anwar, beberapa pembenahan telah dilakukan agar stadion kebanggaan masyarakat Padang itu bisa lolos verifikasi sebagai venue Liga Champions Asia.
Menurut Erizal, pihaknya sudahmembenahi scoring board memang telah diperbaiki. Demikian pula dengan lampu stadion yang masih dibawah 1000 lux, kini mulai dalam tahap pembenahan sehingga bisa sesuai dengan standar internasional.
“Yang agak berat bagi kami adalah stadion ini tidak punya single seat (tempat duduk tunggal, red),” ungkapnya. Padahal, tempat duduk tunggal merupakan salah satu hal yang dipersyaratkan untuk laga LCA ini. Nah, manajemen Semen Padang FC merasa agak berat untuk membenahi stadion ini bila nantinya semuanya akan digantikan dengan tempat duduk tunggal.
“Kalau semuanya diberi tempat duduk tunggal  kapasitas stadion sekitar 5000 orang. Selama ini stadion ini kapasitasnya sekitar 10.000 orang,” jelas Erizal. Untuk itu, pihaknya pun sudah menyiapkan alternatif lain jika Semen Padang FC tidak bermain di Stadion Agus Salim di LCA 2013 nanti.
Menurut Erizal, pihaknya sudah mencari stadion alternatif, yakni Stadion Utama Riau di Pekanbaru yang saat ini menjadi salah satu venue PON XVIII yang masih berlangsung. Rencananya, usai PON, manajemen Semen Padang FC akan melakukan pembicaaan dengan Pemprov Riau dan Pemkot Pekanbaru berkaitan dengan peminjaman stadion ini. Apalagi, stadion ini dianggap cukup representatif karena sudah menerapkan tempat duduk tunggal. Stadion itu sendiri berkapasitas 43.000 orang.
Disinggung soal animo penonton bila laga LCA dipindah ke Stadion Utama Riau, Erizal Anwar mengaku tak masalah. “Di Pekanbaru maupun Riau banyak masyarakat Minang yang merantau. Saya kira mereka akan support Kabau Sirah dimanapun berada,” tukasnya.(*)


Wednesday, September 12, 2012

Rasyid Bakri Tak Bercita-cita Jadi Bintang Lapangan


Kini, siapa tak kenal dengan Rasyid Assyahid Bakri? Nama gelandang PSM Makassar itu kian melambung usai membela Timnas U-22 maupun Timnas Senior. Bersama Andik Vermansah dan Hendra Bayauw, pemain jebolan Danone Nations Cup ini panen pujian kala tampil di ajang kualifikasi Piala Asia U-22 di Pekanbaru, pertengahan Juli lalu.
Terakhir, Rasyid main tak kalah ciamik bersama Timnas U-22 dalam laga melawan Malaysia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (9/9) malam. Meski Indonesia kalah 0-1, tapi peran Rasyid di lini tengah begitu menonjol. Hal itu diulanginya sehari kemudian pada pertandingan timnas senior melawan Korut, meski Rasyid hanya main sekitar lima menit.
Permainan Rasyid tak kalah taktis dengan Taufiq, gelandang Persebaya yang digantikannya di menit 87. Dimintai komentar tentang penampilannya bersama timnas dua level itu, Rasyid tidak mau jumawa. Kata pemain yang masih terhitung kepokanan eks gelandang timnas Syamsul Chaeruddin ini, dia hanya berusaha memberikan yang terbaik bagi Indonesia.
"Saat di timnas tugas saya memberi yang terbaik untuk negara. Dan saat di klub saya berusaha memberi yang terbaik untuk klub. Menjadi bintang lapangan bukan cita-cita saya. Memberikan kontribusi kepada tim di lapangan, itulah hal yang paling tulus yang bisa saya lakukan," tutur Rasyid, Rabu (12/9).
Aksi Rasyid bersama timnas tak luput dari perhatian pelatih PSM Petar Segrt. Pria asal Kroasia itu pun memberikan pujian setinggi langit. "Rasyid bermain sangat baik. Bagi saya dia the best player pada pertandingan tersebut. Dia bermain ofensif, taktis, dan konsisten. Dia selalu bisa bermain sepakbola seperti yang saya harapkan," kata Petar.
Mantan pelatih Timnas Georgia itu melanjutkan, "Tadinya saya berharap Kurniawan juga bisa bermain. Mereka berdua adalah pemain masa depan Timnas Indonesia. Sayangnya Kurniawan tidak bisa bermain karena sakit." Pujian Petar tentu bukan tanpa alasan. Meski masih terbilang muda dan baru merasakan atmosfer sepakbola profesional, namun Rasyid mampu bersaing dengan pemain yang lebih berpengalaman.
Dia juga bisa menunjukkan kualitas dan karakternya sendiri. "Terima kasih untuk Aji Santoso dan Nil Maizar yang mempercayakan Rasyid membela Timnas Indonesia, baik untuk usia di bawah 22 tahun maupun di Timnas Senior. Tentunya kebanggaan tersendiri bagi Rasyid bisa ikut membela Timnas Senior," pungkas Petar. Aji Santoso adalah pelatih Timnas U-22, sementara Nil menangani Timnas Senior. (*)


sumber : http://ligaprima.co.id/detil-berita/berita_klub/rasyid_bakri_tak_bercita_cita_jadi_bintang_lapangan.htm

jangan lupa tingglkan komentar ya..pliss

Tuesday, September 11, 2012

Edward Wilson Bertahan Di Semen Padang, Titus Bonai Sepakat Bergabung



Kabar kepindahan Edward Wilson Junior ke klub lain tak hanya mengejutkan manajemen Semen Padang FC. Pemain yang mencetak 13 gol pada Indonesian Premier League (IPL) musim 2011/2012 itu juga ikut geleng-geleng kepala. Edu---panggilan akrab Wilson Junior--memastikan musim depan tetap berkostum Semen Padang.
"Saya tidak pindah kemana-mana, saya masih suka rendang padang," kata Edu setengah berseloroh, Selasa (11/9). Pemain kelahiran 22 September 1984 itu sekarang tengah mengunjungi keluarganya di Liberia. Selain itu, Edu juga perlu melakukan recovery agar cedera lutuhnya sembuh total. Striker Timnas Liberia itu dijadwalkan balik ke Padang pertengahan Oktober mendatang.
Direktur Utama PT Kabau Sirah Semen Padang (KSPP), Erizal Anwar, juga menegaskan melalui twitter resmi @FCSemenPadang bahwa Edu sudah meneken perpanjangan kontrak. "Kami sudah tegaskan pemain asing yang akan bermain di Semen Padang, termasuk Edward (Wilson Junior),"  tandasnya.
Malah, Erizal memastikan lini depan timnya musim depan bakal makin solid menyusul bergabungnya M Nur Iskandar dan Titus Bonai (Tibo) yang berstatus striker Timnas Merah Putih. "Ya, Tibo sudah sepakat bergabung dengan Semen Padang. Saat ini sudah prakontrak tapi akan segera kami resmikan," tambahnya


Sumber : http://premierleague.co.id/detil-berita/preview/edu__saya_masih_suka_rendang_padang

Sunday, September 9, 2012

Pernikahan Kiper PSM Deny Marcel

Resepsi pernikahan Deny Marcel berlangsung meriah di Hotel Clarion, Makassar, Sabtu (8/9) malam.Menemani pelatih Petar Segrt, sebagian besar pemain PSM hadir dalam acara yang berlangsung meriah dan penuh keakraban itu.Media Officer PSM Andi Widya Syadzwina mengungkapkan, dalam resepsi pernikahan Deny Marcel semua orang terlihat bahagia dan bertegur sapa dengan ramah.Selain rekan-rekannya di PSM, turut hadir sejumlah pemain yang merupakan sahabat Deny seperti Ferdinand Sinaga, Diva Tarkas, Rahmat Latief, perwakilan dari kelompok suporter The Macz Man, Laskar Ayam Jantan, serta Komunitas VIP Selatan (KVS)."Saya memang meminta rekan-rekan pemain di PSM untuk menjadi pengiring saya dan mendampingi saya saat akad nikah".


Sumber : http://premierleague.co.id/detil-berita/preview/deny_marcel_nikah__pemain_psm_jadi_pengiring